Jangan pernah kau terjemahkan
arti cinta ku padanya
Hanya dengan melihat
butiran air mata ku yang jatuh
Membasahi diari jingga ku
karena semua hanyalah mimpi lalu
Bersama kertap hujan
memenggal kenangan-kenangan lama itu
Bila saja alam tahu
tak akan tercipta puisi untuknya
Di dalamya terisi embun-embun sejuk
Namun semua hanya pijaran waktu
yang tak mungkin kembali
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Posting Komentar
Jangan lupa komentarnya :)