Lembut sang bayu menyapu tubuh ku
Menerpa, membuka luka baru
Perih... tiada bertepi
Hancur... tiada tersisa
Hilang... tiada tercapai
Ku lihat mata mu pada bintang
Ku lihat senyum mu pada bulan
Ku coba berlari dan ku dekati
Namun hampa yang ku dapati
Ku coba mengerti dan pahami
Namun kau cuma sebuah mimpi
Yang tiada mungkin pernah terjadi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Posting Komentar
Jangan lupa komentarnya :)